Category Archives: Keg. UEM

MONITORING BUMDES TERINTEGRASI BANK SAMPAH

Sahabat Desa NTB,

DPMPD Dukcapil, sebagai salah satu OPD yang diberikan amanah menjalankan Program Unggulan NTB Gemilang, pada Hari Jum’at, 24 Juli 2020, Kepala Dinas PMPD DUKCAPIL Dr. H. Ashari, SH., MH. beserta Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Ekonomi, Kasi Ekonomi Masyarakat dan POKMAS, dan staf, melakukan Monitoring dan evaluasi BUMDES untuk melihat secara langsung lahan/tempat mesin pengolah sampah yang akan mendapat bantuan stimulus ekonomi.

Desa-desa yang dikunjungi diantaranya Desa Jeruk Manis, Desa Lendang Nangka, Desa Dasan Lekong, Desa Kembang Kerang, Desa Kembang Kuning, Desa Seruni Mumbul, Desa Mertak dan Desa Montong Gamang. Salah satu persyaratan untuk mendapatkan Bantuan mesin pengolah sampah adalah, desa harus memiliki BUMDes yang sudah memiliki unit Bank Sampah. Program ini merupakan program stimulus ekonomi dalam bentuk pemberian bantuan mesin. Program ini sekaligus mensukseskan 2 Program Unggulan NTB Gemilang yaitu Program Bumdes Maju dan Program Zero Waste. Semoga program ini sukses dan tidak ada kendala apapun.

MEMBANGUN KEBERSAMAAN MEMPERKUAT PENDAMPINGAN

Rakor Tenaga Ahli Pendamping Desa Provinsi NTB Tahun 2017 dibuka langsung oleh Kadis DPMPD Dukcapil NTB pada 25 Juli 2017 di Hotel Aston Mataram.

Rakor yang diikuti 48 orang terdiri dari 40 orang Tenaga Ahli Pendamping Desa dan 8 orang Penanggung jawab Pendamping Desa di Kabupaten se Provinsi NTB tersebut digelar dalam rangka membangun sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten serta Tenaga Ahli Pendamping Desa dalam melakukan tugas pendampingan kepada Pemerintah Desa.

Jelajah Desa Menebar Asa (episode : Merawat Asa Memajukan BUMDesa)

Tebaran asa yang dilakukan Tim Jelajah Desa DPMPD Dukcapil rupanya telah menjadi pemicu semangat para Kepala Desa. Hal ini terbukti dengan kehadiran para Kepala Desa yang diundang untuk mengikuti rapat koordinasi meskipun pembiayaan tidak disediakan. Pertemuan yang dibalut Rapat Koordinasi ini pada awalnya menghadirkan 46 orang yang terdiri dari Kadis PMPD Kabupaten, Kepala Desa dan Tenaga Ahli Ekonomi Desa pada Program P3MD, namun pada kenyataannya jumlah yang hadir lebih dari 60 orang karena banyak Pengelola BUMDesa yang ikut serta.

Rapat koordinasi yang digelar pada hari Rabu (26/4) tersebut diagendakan untuk memperkuat koordinasi dalam rangka membangun dan mengembangkan BUMDesa sebagai salah satu Program Inovatif Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tujuan akhirnya dapat menekan angka kemiskinan. Dalam sambutan pengantarnya, Kadis PMPD Dukcapil kembali mengingatkan para Kepala Desa agar lebih berhati-hati dalam melakukan pungutan, sudah banyak contoh Kades yang harus berurusan dengan hukum gara-gara penarikan pungutan, “saya tidak ingin mendengar lagi ada Kades di NTB yang tersandung masalah hukum”, tegasnya. Lebih jauh Kadis yang memposisikan diri sebagai partner Pemerintah Desa ini mengupas tentang ragam potensi yang bisa dikembangkan oleh BUMDesa, seperti : mengelola wisata, penyewaan molen maupun peralatan pesta, membuka toko sembako maupun bangunan dll.

Pelatihan Manajemen Pengelola BUMDesa ( Tingkatkan kemampuan Pengelola menuju pelayanan prima )

Kegiatan dalam upaya mensukseskan Program Inovatif Penguatan BUMDesa terus saja diinisiasi DPMPD Dukcapil NTB. Setelah pada awal Maret menggelar Rakor Pengelolaan BUMDesa, kali ini pada 22 hingga 24 Maret 2017 dilaksanakan Pelatihan Manajemen Pengelola BUMDesa. Pelatihan yang diikhtiarkan untuk meningkatkan kapasitas Pengelola BUMDesa ini diikuti 50 peserta yang berasal dari perwakilan Pengurus BUMDesa se Provinsi NTB. Materi yang dibahas meliputi perencanaan keuangan, pembukuan, pembuatan neraca, pembuatan bisnis plant, pengelolaan simpan pinjam, pengelolaan PAM desa hingga pengembangan jiwa wirausaha yang disampaikan oleh Narasumber dan Pelatih yang berkompeten di bidangnya.

Show Buttons
Hide Buttons