Category Archives: Dompu

Pantai Rayuan Terlarang (Secuil surga yang tersembunyi di Calabai)

Menempati wilayah kaki Tambora dan tepian Teluk Saleh, menjadikan Calabai memiliki beragam pesona. Paduan hijaunya bentang alam dan birunya lautan seolah lukisan tangan ghaib yang menciptakan ruang rindu untuk kita terus datang dan menyapanya.

Dari Dompu ke Calabai memerlukan waktu 2 hingga 3 jam dengan melewati jalur Dompu – Manggalewa – Calabai. Jalanan yang menghubungkan sudah hotmix, meski tidak terlalu lebar.

Dua pertiga perjalanan dari Dompu, kita akan menemukan mata air ” Oi Mada Ho’do “, yaitu mataair yang muncul di tepian pantai. Disini biasanya orang berhenti untuk melepas lelah sambil menikmati kopi panas ataupun bakso yang dijajakan penduduk sekitar. Atau bisa juga mencuci muka merasakan dinginnya air tawar, atau berselfi ria mengabadikan pantai yang penuh pesona.

KONTRAK BIDAN UNTUK POSYANDU PEMEKARAN

Festival Desa Inovatif yang sukses digelar oleh Provinsi NTB beberapa waktu lalu banyak meninggalkan kisah manis nan inspiratif. Ajang ini berhasil menampakkan segelintir ide-ide permata diantara setumpuk pasir yang yang tersembunyi di provinsi NTB pada khususnya, salah satunya berasal dari Kabupaten Dompu di pulau Sumbawa.

Road show Jelajah Desa Menebar Asa ( Episode 2: Merengkuh Desa di Pulau Sumbawa )

Inilah Desa Nusa Jaya, desa yang menjadi tujuan kunjungan kedua. Desa transmigrasi yang banyak dihuni etnis Sasak ini tak lagi menampakkan wajah asli sebagai desa transmigrasi. Polesan pembangunan dijumpai di sana sini, bak kembang. Nusa Jaya tengah menggoda kumbang tuk terus mendatanginya. Sesungguhnya hari telah menjelang petang, penat pun kadang terasakan namun panggilan telpon Kades Nusa Jaya terus saja menggoda, bahwa Tim Jelajah Desa harus datang mengunjunginya.

Senin, (10/4) pukul 16.00 lewat, Tim Jelajah Desa akhirnya duduk di Sekenem depan rumah Pengelola BUMDesa. Cerita pun lalu mengalir, cerita-cerita baik keluar berhamburan dan Tim Jelajah Desa pun rapi menyimpan untuk kemudian kelak kan dibagikan. “Bermula dari kesadaran masyarakat”, Pengelola BUMDesa memulai penuturannya. “Bahwa perbaikan masa depan haruslah diraih melalui usaha bersama dan tentu BUMDesa menjadi pilihannya. Awalnya modal menjadi kendala, namun karena kemauan telah kuat, urunan warga pun dijadikan kiat, Itulah awal pendirian BUMDesa. Rentang waktu lalu jadikan kita berkembang, penambahan modal pun datang dari berbagai kalangan. Tahun 2007 kami mendapatkan tambahan modal dari Provinsi melalui program Gerbang Emas dan lalu kita jadikan untuk modal simpan pinjam. Tahun berikutnya kita dapat lagi dari Dinas Peternakan tambahan modal berbentuk 12 ekor sapi, ini kami kelola dengan model pengkadasan. Hingga saat ini sesungguhnya simpan pinjam dan pengkadasan masih berjalan, namun melihat prospek kedepan usaha pengkadasan akan kami hentikan dan diganti usaha lainnya yang lebih menjanjikan. Disektor pertanian, disamping penyediaan pupuk kami juga menjual kelabang (tempat menjemur tembakau ). Bahannya kami ambil dari Lombok, lumayanlah meskipun sedikit kami juga dapat keuntungan.Pada 3 bulan terakhir kami mulai mengembangkan usaha kloset bahkan hingga pembuatan septi tanknya, soal biaya….tentu saja warga dapat mengangsurnya. Usaha ini kami inisiasi karena ada beberapa warga yang belum mempunyai jamban keluarga. Usaha lain yang juga mulai kami kembangkan adalah membeli gabah petani. Gabah tersebut selanjutnya kami giling dan kemas per 25 kg, untuk selanjutnya kami jual ke pasaran”.

Faktor Peningkat Kualitas Susu Sapi

Susu sapi perah merupakan salah satu produk yang dapat menjadi andalan sebagai penghasilan penduduk desa. Selain bisa dikonsumsi secara lansung, hasil susu sapi perah kebanyakan akan dijual ke pabrik untuk dijadikan sebagai makanan, bahan kosmetik, yogurt dan masih banyak lagi. Peluang bisnis inilah yang menjadi celah bagi masyarakat desa untuk dijadikan sebagai salah satu mata pencaharian mereka dan guna untuk pengembangan kualitas. Potensi ini merupakan salah satu peluang yang sangat bagus untuk NTB yang mengembangkan program bumi sejuta sapi.

Susu sapi perah memiliki standard kualitas tertentu. Standart kualitas susu sebelum melalui proses pengolahan pada intinya ditentukan oleh kandungan lemak dan bakteri yang terdapat pada susu. Untuk itu sudah seharusnya peternak sapi perah perlu memperhatikan faktor apa saja yang bisa menyebabkan hasil produksi susunya memiliki kualitas yang baik.

Show Buttons
Hide Buttons