Monthly Archives: September 2019

Gubernur kirim Utusan Dinsos dan Terus Pantau Perkembangan Evakuasi Warga NTB di Papua

Minggu, 29 September 2019

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah terus memantau dan memerintahkan agar evakuasi warga NTB korban kerusuhan di Papua segera mendapatkan pelayanan dan dievakuasi dari Wamena ke Jayapura. Mewakili Pemprov NTB, Gubernur juga berterimakasih serta mengapresiasi warga Bima Dompu dan pihak terkait, khususnya Kemensos RI, TNI dan Polri yang telah sangat membantu warga NTB di sana.

“Perkembangan info terakhir pengungsi yg ada di Kantor Dukcapil sebanyak 37 orang sudah semuanya berhasil dievakuasi ke Jayapura. Tapi masih ada 13 yg mengungsi di Kodim dan 5 orang di Yalimo”, terang Kadis Sosial NTB setelah intens berkoordinasi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak di Wamena.

“Bahkan, Pak Gub sudah setuju untuk mengevakuasi dari Wamena dengan pesawat komersial. Tapi pesawatnya yang tidak ada dalam dua hari ini. Baru terjadwal lagi tanggal 3 – 4 Oktober,” ujar Kepala Dinas Sosial NTB, Dra. T. Wismaningsih Dradjadiah, Minggu (29/09/2019).

Gubernur Perintahkan Percepat Evakuasi Ratusan Warga NTB di Wamena, Papua

Jumat, 27 September 2019

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memerintahkan jajarannya untuk mempercepat evakuasi 153 jiwa warga NTB di Wamena, Papua yang mengungsi akibat kerusuhan di daerah tersebut. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, Jumat (27/09/2019).

Najamuddin mengutarakan, pihaknya telah mendapatkan informasi dari warga NTB yang terjebak di daerah tersebut. Informasi ini pun telah disampaikan kepada Gubernur NTB. Atas informasi tersebut, Gubernur sendiri langsung memerintahkan agar ditempuh upaya semaksimal mungkin untuk mengevakuasi warga NTB di daerah tersebut.

DPMPD Dukcapil NTB mengikuti Gelar Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional ke XXI

Ajang tahunan yang menampilkan hasil temuan TTG se- Indonesia itu digelar di Bengkulu mulai tanggal 21 s/d 25 September 2019. Dalam sambutannya, saat membuka acara secara resmi Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi mengatakan bahwa Teknologi Tepat Guna (TTG) adalah salah satu cara untuk mendorong terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap TTG.

Selanjutnya Menteri Desa ini juga berharap dengan adanya gelaran TTG dapat mendorong terciptanya inovasi yang dapat menggantikan produk-produk yang selama ini masih impor. ” Dengan Form TTG ini hendaknya dapat tercipta teknologi yang dapat mengurangi dan memberikan substitusi pada bahan import kita serta mengajarkan dan mendorong anak-anak SMK untuk membuka bengkel di desa “, harapnya.

SIARAN PERS BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PROVINSI NTB

Kamis, 26 September 2019

Gubernur NTB Sampaikan Seruan Jaga Kondusivitas Daerah

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan sejumlah seruan menanggapi gelombang demonstrasi yang juga melanda sejumlah daerah di NTB, Kamis (26/09/2019). Melalui seruannya, Gubernur mempersilakan mahasiswa dan berbagai elemen untuk menggelar demonstrasi penyampaian aspirasi dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan daerah.

Menghadapi gelombang unjuk rasa ini, Gubernur mengaku telah berkomunikasi dan menghimpun masukan dari berbagai pihak. Mulai dari pimpinan DPRD NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, para unsur pimpinan daerah, tokoh pemuda, mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya.

Dari komunikasi yang dilakukan, Gubernur mendapatkan gambaran bahwa secara umum, aksi demonstrasi yang terjadi di NTB, berlangsung dalam suasana yang relatif terkendali. Kondisi daerah NTB, menurutnya juga masih sangat terjaga. “Meskipun ada demo di sejumlah tempat, tapi kehidupan sosial-ekonomi kita masih tetap berlangsung, tidak ada gangguan yang berarti,” ujar Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di daerah, Gubernur juga telah menghimpun poin-poin aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa ke DPRD NTB. Menurutnya, aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat di NTB ini telah diteruskan ke pemerintah untuk dijadikan pertimbangan dalam menyikapi keadaan nasional.

Sebagai sosok yang pernah memimpin Senat Mahasiswa Universitas Indonesia, Bang Zul mengapresiasi apa yang disampaikan mahasiswa sebagai inisiator demonstrasi ini. Ia menegaskan, gerakan mahasiswa merupakan gerakan intelektual yang memiliki integritas dan idealisme yang teruji.

“Karena itu, kita berharap ciri khas ini tecermin dalam aksi di lapangan. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi jauhi cara-cara penyampaian aspirasi yang menghinakan orang lain, merusak fasilitas umum, atau sampai menciderai orang lain,” tegasnya.

Kepada masyarakat NTB secara umum, Gubernur juga menyerukan agar tidak melakukan perbuatan yang bisa menciderai kerukunan dan kondusivitas daerah. Khususnya, dalam menyikapi merebaknya berbagai jenis informasi seputar aksi dan demonstrasi dalam beberapa hari belakangan.

“Kepada semua warga, ayo kita bijak dalam mencerna informasi. Apapun informasi yang kita terima, jangan ditelan mentah-mentah. Jangan buru-buru disebarkan. Cek dulu kebenarannya. Jangan sampai kita ikut-ikutan menyebarluaskan informasi yang justru mengakibatkan kebahagiaan dan kenyamanan hidup bersama jadi rusak,” ujarnya.

Bang Zul menegaskan, saat ini NTB sedang bangkit untuk menyongsong banyak pekerjaan besar. Menurutnya, situasi ini membutuhkan energi dan dukungan dari berbagai pihak. “Kalau ada energi yang lebih, mari kita pakai untuk berkontribusi pada terciptanya kebaikan bersama. Jangan dicurahkan untuk saling menyebarkan kebencian, apalagi permusuhan,” pungkas Gubernur. (*)

Show Buttons
Hide Buttons