Program Inovasi Desa (PID) Mendorong Penguatan Kapasitas Desa

“Pelaksanaan program dan kegiatan hendaknya dilakukan dengan mengedepankan inovasi agar didapatkan hasil yang maksimal”, hal itu disampaikan Kadis DPMPD Dukcapil saat mewakili Wagub NTB membuka acara Rakor Program Inovasi Desa (PID) pada Senin, 25 Maret 2019 di Hotel Golden Palace Mataram.

Lebih jauh Kadis DPMPD Dukcapil menyampaikan bahwa Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat mulai tahun 2015 jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, Dana Desa yang dikucurkan di Provinsi NTB sebanyak 301, 57 milyar dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 1,181 trilyun lebih. Dana Desa yang digelontorkan langsung ke desa ini telah terbukti menjawab permasalahan infrastruktur di desa disamping permasalahan ekonomi maupun permasalahan pembangunan lainnya.

Kepala DPMPD Dukcapil yang juga pernah menjabat sebagai Bupati KLU ini mengatakan bahwa disamping cerita-cerita tentang keberhasilan pembangunan yang dibiayai dari Dana Desa, ada juga cerita tak sedap tentang pengelolaan Dana Desa. Saat ini banyak indikasi yang menunjukkan bahwa beberapa Kepala Desa telah salah dalam mengelola Dana Desa, bahkan ada beberapa Kepala Desa yang sudah menjadi tersangka dalam tindak penyelewengan Dana Desa. Salah satu sebab yang menjadikan timbulnya aroma tak sedap dalam pengelolaan Dana Desa ini adalah kurangnya Kapasitas Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan desa. Untuk itu menjadi tugas Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk bersama sama mendorong peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa.

Dalam sambutannya, Kepala DPMPD Dukcapil juga mengharapkan agar kehadiran Dana Desa dapat ikut serta mensukseskan 4 program prioritas yang diinisiasi Pemerintah. Provinsi, yaitu bidang kesehatan (penanganan stunting dan gizi buruk) bidang pendidikan (PAUD), pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes serta lingkungan (Zero Waste).

Sebelum itu Kepala Bidang Pemdes (Hendra Saputra, S.STP) selaku Ketua Panitia Penyelenggara melaporkan bahwa Program Inovasi Desa digulirkan dalam rangka mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa melalui pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan peningkatan kualitas insfratruktur desa.

Ketua panitia rakor ini juga melaporkan bahwa Rakor yang diselenggarakan kali ini dihadiri 192 peserta yang terdiri dari unsur Bappeda dan Dinas PMD Kabupaten se-NTB, Perwakilan Camat, Tenaga Pendamping Profesional, Pelaku PID serta Pejabat DPMPD Dukcapil Provinsi.

Rakor yang digelar hingga 3 hari ke depan ini menghadirkan Narasumber baik dari daerah maupun Pusat. Materi yang dibahas disamping kebijakan terkait dengan PID juga materi yang terkait dengan Sinkronisasi Aplikasi Siskeudes dan SIPEDE serta progres pelaksanaan P3MD dan PID .

Acara Pembukaan Rakor PID ini juga dirangkaikan dengan Penandatanganan MOU antara Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi dengan Kepala PMD Kabupaten terkait dengan Pelaksanaan Program Inovasi Desa di Provinsi NTB.

” Selamat ber-Rakor”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons