Jelajah Desa Menebar Asa ( episode : Mengail Potensi Pandanduri )

Jelajah Desa Menebar Asa ( episode : Mengail Potensi Pandanduri )

Bagi masyarakat Lombok khususnya Lombok Timur, nama Pandanduri bukanlah nama yang asing, lebih-lebih setelah di lokasi ini pada tahun 2013 dibangun bendungan seluas 450 Ha. Bendungan yang menggenangi wilayah 5 desa ini More »

Gelar TTG Tingkat  Provinsi dibuka di Bencingah Lombok Barat

Gelar TTG Tingkat Provinsi dibuka di Bencingah Lombok Barat

Perhelatan Gelar TTG Tingkat Provinsi ke XV dibuka siang kemarin, Selasa ( 25/4) di Bencingah Lombok Barat. Pembukaan secara resmi perhelatan ini ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wakil Gubernur NTB. Gendang More »

Jelajah Desa Menebar Asa (episode : menggali budaya memajukan desa )

Jelajah Desa Menebar Asa (episode : menggali budaya memajukan desa )

Banyak jalan menuju Roma, banyak cara merangkul desa…. barangkali kalimat itu cocok diberikan kepada Tim Jelajah Desa besutan H. Rusman, SH MH sang komandan DPMPD Dukcapil NTB. Sepertinya waktu selalu menyediakan ruang More »

LAPORAN REALISASI APBN

LAPORAN REALISASI APBN

Laporan Realisasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa APBN Dekonsentrasi DPMPD Dukcapil Prov. NTB Tahun 2017 More »

 

RAKOR GSC TAHAP I 2017

Rakor GSC Tahap I 2017 resmi dibuka pagi ini pukul 09.30 wita. Bertempat di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok Barat kegiatan ini dibuka langsung oleh kepala DPMPD-DUKCAPIL H. Rusman, SH, MH. rakor yang diikuti oleh para peserta lintas sektor Provinsi NTB ini berlangsung mulai 21 s/d 24 Mei 2017.

Jelajah Desa Menebar Asa ( episode : Lomba Desa, Bagian 12 )

Desa Aik Bual meskipun masih tergolong desa muda, namun dalam hal pembangunan tidak kalah dengan desa-desa yang sudah ada sebelumnya. Desa yang berdiri Tahun 2011 sebagai pemekaran dari Desa Wajageseng ini akhirnya ditetapkan untuk mewakili Lombok Tengah dalam penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Tahun 2017 yang dilakukan pada Jum’at (19/5) .

Dalam pemaparannya, Kades Aik Bual banyak menyinggung tentang keberhasilannya menjaga hutan desa, sehingga dari tahun ke tahun kompensasi yang diterima oleh desa terus menerus meningkat, bahkan di Tahun 2016 jumlahnya mencapai 150 juta lebih. Lebih jauh Kades yang penuh semangat ini juga mengungkapkan bahwa pelayanan kepada masyarakat sudah mengalami peningkatan yang pesat sejak dipakainya aplikasi SID.

Disamping itu potensi desa dan rencana pengembangannya tidak lupa disinggung pula. “Silahkan Tim Penilai menyaksikan sendiri pengelolaan pemerintahan yang telah kami lakukan. Staf desa kami sudah siap mendampingi bapak ibu Tim Penilai “, pungkasnya.

Jelajah Desa Menebar Asa ( episode : Lomba Desa, Bagian 11 )

Desa Pagutan Kecamatan Batukliang didaulat oleh Tim Penilai Lomba Posyandu dan P2WKSS Kabupaten Lombok Tengah untuk mewakili penilaian Posyandu dan P2WKSS di tingkat provinsi. Keaktifan dan kekompakan para kader di desa ini menjadi salah satu poin yang menjadikan desa ini terpilih mewakili Lombok Tengah.

Sementara itu dari diskusi yang dilakukan disela sela penilaian sempat terungkap tentang berbagai potensi dan rencana pengembangan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Desa Pagutan. Dalam diskusi tersebut juga diketahui bahwa BUMDesa Pagutan yang saat ini bergerak di bidang jasa penyewaan terop, sound system , dan peralatan pesta lainnya sudah berkontribusi memberikan PADes sebesar 10 juta pada tahun 2016. Tentu kedepannya bidang usaha akan lebih dikembangkan dan PADes yang diberikan dapat lebih besar lagi.

Jelajah Desa Menebar Asa (episode : Lomba Desa , Bagian 10)

Atraksi Gendang Beleq mewarnai penyambutan Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Terintegrasi Tingkat Provinsi di Kelurahan Prapen Kecamatan Praya Lombok Tengah. Dalam kata penerimaannya Sekda Lombok Tengah menjagokan Prapen untuk mengikuti Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi, karena Prapen dalam melaksanakan pembangunan memiliki nilai lebih dibanding dengan kelurahan lainnya.

Sementara itu Kadis PMPD Dukcapil yang memberikan sambutan berikutnya mengatakan bahwa ia sependapat dengan Sekda Lombok Tengah bahwa sejatinya lomba desa/kelurahan adalah momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja kita bersama. Adanya peningkatan kualitas pembangunan kedepannya menjadi lebih penting dibandingkan dengan menyandang predikat juara.

Show Buttons
Hide Buttons